KisahTerbunuhnya Ali Bin Abi Thalib Amirul Mukminin menghadapi masalah yang berat, kondisi negara saat itu tidak stabil, pasukan beliau di Sebagaimanadiketahui bahwa Muhammad saw selain sebagai Nabi dan Rasul juga sebagai Imam, Penguasa, Panglima Perang, dan lain sebagainya.1 Khulafaur Rasyidin merupakan pemimpin umat Islam dari kalangan sahabat pasca Nabi wafat. Mereka merupakan pemimpin yang dipilih langsung oleh para sahabat melalui mekanisme yang demokratis. Berikutadalah daftar khalifah dan periode kepemimpinan Khulafaur Rasyidin; - Abu Bakar As-Shidiq (8 Juni 632-22 Agustus 634) - Umar bin Khattab (23 Agustus 634-3 November 644) - Utsman bin Affan (11 November 644-20 Juni 656) - Ali bin Abi Thalib (20 Juni 656-29 Januari 661) Dengan berakhirnya kekhalifahan Ali, berakhir pula sebutan IBRAHKEPEMIMPINAN KHULAFAUR RASYIDIN Abu Bakar As-Sidiq: • Tegas dan teguh memegang kebenaran. • Memberantas gerakan yang telah menyalahi Islam. GAYA KEPEMIMPINAN KHULAFAUR RASYIDIN: KARAKTERISTIK KEPEMIMPINAN • Abu Bakar : lembut dan tegas • Umar : Cerdas, tegas, mementingkan rakyatnya • Utsman : Saleh, penyantun, sabar • Ali Gayakepemimpinan khulafaur rasyidin gaya kepemimpinan empat sahabat utama rasulullah saw. Berikut ini gaya kepemimpinan khulafaur rasyidin. Dalam pembahasan kitab al ibanah an ushul ad diyanah karya syaikh imam abul hasan ali bin ismail al asy ari rahimahullah atau terkenal dengan sebutan imam abul hasan al asy ari rahimahullah kajian ini ProsesPengangkatan Khulafaur Rasyidin. Dipublikasikan oleh Eka Mandala ∙ 17 February 2022 ∙ 3 menit membaca. Seperti telah dibahas pada artikel sejarah Islam 8 tugas Khulafaur Rasyidin, bahwa jabatan khalifah tidak dapat diwariskan. Mereka diangkat berdasarkan persetujuan dari rakyat atau umat Islam, karena pada saat Rasulullah masih hidup. SilahkanAnda klik link tentang Contoh Makalah Strategi Kepemimpinan Khulafaur Rasyidin PDF yang ada di bawah ini. Semoga dapat bermanfaat. Maka pada tahun 23 H (644M) Utsman bin Affan secara resmi terpilih menjadi khalifah ketiga setelah Umar, Usman menjadi khalifah selama 12 tahun, dan termasuk khalifah terlama berkuasa di Khulafaurrasyidin. PENGERTIANKHULAFAUR RASYIDIN (menurut istilah) 4. Rasulullah Saw meninggal pada : 12 Rabiul Awal 11 H 8 Juni 632 M 5. MakamKhulafaur Rasyidin, Umar bin Khattab, di Madina, Arab Saudi. Umar bin Khattab adalah khalifah kedua setelah Abu Bakar. Dikutip dari Khulafaur Rasyidin (2019), Umar memimpin dari 634-644 M atau 13-23 H. Leluhurnya adalah pejabat duta besar dan pedagang. Ia kerap ikut orangtuanya berdagang ke luar negeri. PemilihanPemimpin Era Khulafaur Rasyidin . Oleh: Oktavia Nurul Hikmah, S.E, anggota Komunitas Sinergi Muslimah. SEKJEN Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Arif Rahman menyampaikan jumlah korban gugur dalam menjalankan tugasnya sebagai kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) per tanggal 4 Mei 2019, pukul 16.00 WIB mencapai 440 jiwa. Sementara yang sakit mencapai 3.778 orang (merdeka.com, 4/5). UtgruAr. Khulafaur Rasyidin berasal dari kata Khulafa’ dan Ar-Rasyidin. Khulafa’ artinya pengganti, sedangkan Ar-Rasyidin artinya mendapat petunjuk. Jadi, jika digabungkan Khulafaur Rasyidin artinya pengganti yang mendapat petunjuk. Khulafaur Rasyidin adalah pemimpin yang bersedia untuk menggantikan tugas-tugas Rasulullah SAW. sebagai kepala negara, pemimpin pemerintahan, dan pemimpin umat Islam. Tidak semua tugas Rasulullah SAW. dapat digantikan oleh Khulafaur Rasyidin, terutama tugas nabi dan rasul. Khulafaur Rasyidin dijelaskan dalam firman Allah Swt. pada QS At-Taubah ayat 100 yang berbunyi وَالسَّابِقُونَ الْأَوَّلُونَ مِنَ الْمُهَاجِرِينَ وَالْأَنْصَارِ وَالَّذِينَ اتَّبَعُوهُمْ بِإِحْسَانٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمْ وَرَضُوا عَنْهُ وَأَعَدَّ لَهُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي تَحْتَهَا الْأَنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا أَبَدًا ۚ ذَٰلِكَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُ Artinya “Dan orang-orang yang terdahulu lagi yang pertama-tama masuk Islam di antara orang-orang Muhajirin dan Anshar dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, Allah rida kepada mereka dan mereka pun rida kepada Allah. Allah menyediakan bagi mereka surga-surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. Mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Itulah kemenangan yang agung.” QS. At-Taubah 100. Khulafaur Rasyidin ini adalah para khalifah dari empat sahabat Rasulullah SAW. Mereka menjadi khilafah setelah Rasul wafat. Keempat sahabat Rasul tersebut adalah orang-orang yang mengakui Rasul sejak awal diberi tugas oleh Allah Swt. Keempat sahabat ini juga dipilih oleh umat berdasarkan konsensus. Sahabat yang menjadi khilafah setelah Rasul SAW. wafat adalah Abu Bakar As-Siddiq, Umar bin Khattab, Utsman bin Affan, dan Ali bin Abi Thalib. Masa pemerintahan Khulafaur Rasyidin ini adalah masa yang sangat penting bagi perjalanan Islam. Pada masa tersebut disebut sebagai masa pembentukkan fiqih Islam. Selain itu, setelah hukum syariat-syariat Islam yang disampaikan oleh Rasulullah SAW., para sahabat Rasul yang menjadi khalifah memikul beban dan tanggung jawab yang besar untuk mencari sumber-sumber dari syariat tersebut. Hal tersebut diperlukan untuk menjawab pada masa perkembangan zaman yang tidak ada pada Al Quran dan sunahnya. Pada saman Khulafaur Rasyidin ini para sahabat Rasul berhasil memperluas Islam hingga ke luar Jazirah Arab. Mereka telah meletakkan dasar-dasar kehidupan dari ilmu Islam kepada kehidupan umatnya. Semua kisah lengkap Khulafaur Rasyidin terangkum dalam buku ini. Kisahnya begitu menyentuh dan mampu mempertebal iman umat Islam dan memperdalam cinta kita kepada Rasulullah Saw. Untuk lebih jelasnya mengenai masa Khulafaur Rasyidin, di bawah ini akan dijelaskan kisah singkat setiap khilafah pada masa tersebut. Berikut adalah kisah Khulafaur Rasyidin. 1. Abu Bakar As-Siddiq2. Umar bin Khattab3. Utsman bin Affan 4. Ali bin Abi Thalib 1. Abu Bakar As-Siddiq Abu Bakar memiliki nama asli Abdul Ka’bah. Kemudian nama tersebut diganti oleh Rasuk menjadi Abdullah. Nama lengkapnya adalah Abdullah bin Abi Quhafah at -Tamimi. Abu Bakar lahir dari pasangan suami istri Usman Abu Quhafah dan Ummu Khair Salma binti Sakhr, ia berasal dari suku Taim. Beliau lahir di Mekkah pada tahun 572 M. Sejak kecil, Abu Bakar memiliki sifat lemah lembut, jujur, dan sabar. Saat ia memasuki usia remaja, ia telah bersahabat dengan Rasullullah SAW. dan sahabat lainnya yang menemani Rasulullah juga. Sejak saat itu ia dijuluki sebagai As-Siddiq karena ia selalu mempercayai dan membenarkan apa yang dikatakan oleh Rasul. Abu Bakar dipilih menjadi khilafah dengan jalan musyawarah antara kaum Muhajirin dan kaum Anshar. Pada masa setelah peninggalan Rasul terjadi perselisihan antara kaum Muhajirin dan kaum Anshar saat pemilihan penerus Rasulullah SAW. Kaum Anshar menawarkan Sa’ad bin Ubadah sebagai penerus kepemimpinan Rasul, sedangkan Abu Bakar As-Siddiq menawarkan Umar bin Khattab dan Abu bin Ubaidah sebagai penerus kepemimpinan Rasul. Dalam masa perselisihan ini Abu Bakar menegaskan kepada kaum Anshar bahwa kaum Muhajirinlah yang pantas untuk menggantikan kepemimpinan Rasul sebagai pemimpin Islam karena kaum Muhajirin telah diistimewakan oleh Allah Swt. kaum Muhajirin yang pertama mengakui Muhammad sebagai Nabi dan selalu bersamanya dalam situasi apa pun. Pada saat itu juga Umar bin Khattab menolak usulan Abu Bakar yang menjadikannya sebagai pengganti Rasul. Bahkan Umar mengatakan bahwa Abu Bakar yang cocok menjadi khalifah dari kaum Muhajirin. Setelah bermusyawarah, kedua kaum akhirnya sepakat untuk menjadikan Abu Bakar sebagai khalifah. Ada beberapa kesepakatan yang membuat Abu Bakar diterima menjadi khalifah yaitu. Ia adalah orang pertama yang mengakui peristiwa Isra’ Mi’raj; Abu Bakar orang yang menemani Rasulullah SAW. untuk hijrah ke Madinah; Abu Bakar orang yang sangat gigih dan selalu melindungi orang-orang yang memeluk agama Islam; Ia pernah menjadi imam salat sebagai pengganti Rasul saat sedang sakit. Pada masa kepemimpinan Abu Bakar, beliau mengutamakan kepentingan dalam negerinya sendiri daripada hal-hal yang tidak ada hubungannya dengan kaum dan negerinya. Masalah yang ada di negerinya saat itu adalah orang-orang yang mulai meninggalkan Islam karena mereka berpikir setelah Muhammad meninggal maka Islam juga telah berakhir kekuasaannya. Lalu banyak juga orang yang mengaku dirinya sebagai pengganti Rasulullah SAW. Dengan demikian Abu Bakar memutuskan untuk memerangi mereka semua. Semua keputusan yang terjadi pada masa pemerintahan Abu Bakar selalu ada di tangannya. Namun sebelumnya ia selalu bermusyawarah dengan dengan para sahabat sebelum memutuskan sesuatu. Sebelum Abu Bakar meninggal, ia menunjuk Umar bin Khattab untuk menggantikan posisinya sebagai khilafah. Ia menunjuk Umar bukan asal saja, namun telah dipertimbangkan karena situasi politik yang ada. Abu Bakar khawatir jika pemilihan khilafah selanjutnya diadakan seperti pemilihan khilafaf sebelumnya akan terjadi situasi politik yang semakin keruh. 2. Umar bin Khattab Umar bin Khattab memiliki umur yang lebih muda 13 tahun dari Rasulullah SAW. ia lahir di Mekkah pada tahun 582 M, dan pada tahun 634 M ia menggantikan Abu Bakar sebagai khilafah. Sejak masih kecil, Umar dikenal sebagai orang yang pemberani dan cerdas. Ia bahkan tidak takut menyatakan suatu kebenaran pada siapa saja. Sebelum ia masuk Islam, ia sempat menentang Islam, namun setelah masuk ia sangat membela Islam dan melawan musuh-musuhnya. Karena keberaniannya, Umar bin Khattab ditakuti oleh kaum Quraisy. Sifat keberaniannya dalam kebenaran membuat Rasulullah SAW. memberi julukan kepadanya sebagai Al-Faruq yakni memiliki arti sang pembeda. Maknanya bahwa Umar adalah sesosok orang yang dapat membedakan kebenaran dan keburukan. Kekhalifan Umar bin Khattab dimulai saat Abu Bakar sakit dan memanggil Utsman bin Affan untuk menulis surat wasiat kepada Umar untuk menggantikannya sebagai khalifah. Tujuan Abu Bakar adalah untuk menghindari perselisihan dalam pemilihan khalifah saat ia sudah meninggal. Dengan terpilihnya Umar bin Khattab sebagai khalifah, semua umat Islam setuju dengan keputusan Abu Bakar. Lamanya Umar bin Khattab menjabat sebagai khalifah membuatnya mendapat gelar baru yaitu Amir al-Mu’minin yang artinya pemimpin orang beriman. Gelar ini diberikan oleh kamu muslimin karena melihat Umar bin Khattab yang memimpin Islam selama 10 tahun. Oleh karena itu ia sangat pantas mendapatkan gelar tersebut Dalam masa kepemimpinannya, Umar bin Khattab mengutamakan perluasan dari Islam yang mencapai hingga satu per tiga dari dunia. Dengan kerja kerasnya Umar, Islam bisa mencapai hingga Eropa. Berkat gaya kepemimpinan Umar ini menjadi kekuatan untuk Islam yang harus diperhitungkan. Pada saat itu posisi Islam memiliki kekuatan yang sama seperti Romawi dan Persia. Pada masa tersebut wilayah Islam diperluas hingga Mesir, Irak, Syam, Palestina dan negara-negara Persia lainnya. Setelah menguasai beberapa negara dengan Islam, Umar membentuk pemerintahan yang mirip dengan Persia. Umar bin Khattab membuat administrasi pemerintahan yang mengatur delapan wilayah yaitu, Makkah, Madinah, Syiria, Jazirah, Basrah, Kufah, Palestina, dan Mesir. Departemen didirikan untuk mengatur gaji dan pajak tanah dari masing-masing pejabat di wilayah tersebut sehingga hal tersebut memicu terdirinya Baitul Mal. Umar wafat pada umur 63 tahun setelah memerintah pada kepemimpinan Islam selama 10 tahun 6 bulan. Wafatnya disebabkan karena ia ditikam oleh Abu Lu’lu’ah. Ia adalah seorang budah dari al-Mughirah bin Syu’bah pada saat sedang salat subuh. 3. Utsman bin Affan Utsman bin Affan pada tahun 579 M di Thaif daerah subur kawasan Hijaz, letaknya di sebelah barat laut Arab Saudi. Ia lahir setelah 5 tahun dari tahun Gajah. Hal tersebut membuatnya memiliki usia 5 tahun lebih muda dari Rasulullah SAW. Ustman bin Affan adalah seorang saudagar kaya dan juga seorang penulis wahyu yang terkenal. Ustman dikenal sebagai orang yang pendiam dan memiliki budi pekerti yang baik. Karena ia banyak melakukan amal kebaikan maka ia mendapat gelar Ghaniyyun Syakir, yaitu artinya orang kaya yang banyak bersyukur kepada Allah Swt. Walaupun ia orang kaya, ia tidak lupa dengan orang yang berada di bawahnya. Ia juga tidak segan untuk ikut berperang. Bahkan dikisahkan dari Ibn Syihab Al-Zuhri dikatakan bahwa, Utsman pernah mempersiapkan 940 ekor unta dan 60 ekor kuda untuk Jaisyul Usrah pasukan sulit dalam Perang Tabuk. Selain itu ia juga pernah memberikan dinar sekitar 483 juta rupiah kepada Rasullullah SAW. dengan kedua tangannya sendiri. Kejadian tersebut diceritakan oleh sahabat Rasul yaitu, Hudzaifah. Karena telah banyak kebaikan yang dilakukan oleh Utsman maka ia sempat dinikahkan dengan putri Rasul yang bernama Ruqayyah. Setelah Ruqayyah wafat, ia menikah lagi dengan putri Rasul yang bernama Ummu Kullsum. Dengan demikian ia diberikan julukan sebagai Dzun Nurain, yang artinya memiliki dua cahaya. Ustman bin Affan memiliki jasa-jasa berupa membukukan Al Quran menjadi beberapa naskah. Beliau juga menetapkan pelafalan di dalam Al Quran menjadi serentak dan seragam. Karyanya yang besar itu sangatlah bermanfaat bagi umat Islam. Oleh karena itu, ia diberi penghargaan sebagai Mushaf Usmani. Masa kepemimpinannya ini dimulai ketika Umar bin Khattab mengalami sakit keras setelah ditusuk oleh Abu Lu’lu’ah seorang budak dari Persia. Karena sakitnya Umar lalu ia membentuk tim yang memiliki anggota Utsman bin Affan, Ali bin Abi Thalib, Thalhah bin Ubaidillah, Zubair bin Awwam, Abudrrahman bin Auf, dan Sa’ad bin Abis Waqqas. Dibentuknya formasi tersebut bertujuan untuk pemilihan pengganti dari Umar bin Khattab untuk menjadi khalifah. Namun empat orang anggota tersebut menggundurkan diri. Lalu, berdasarkan pendapat umum masyarakat bahwa mereka menginginkan Utsman bin Affan yang menjadi pengganti dari Umar bin Khattab. Abdurraham bin Auf juga cenderung memilih Utsman bin Affan untuk menggantikan peran Umar bin Khattab. Dengan kesepakatan dan persetujuan umat Islam, maka Utsman bin Affan diangkat menjadi khalfiah di umurnya yang sudah mencapai 70 tahun. Ia menjadi khalifah selama 12 tahun, di mana lebih lama daripada Umar bin Khattab. Dalam masa pemerintahannya, Utsman bin Affan mengembangkan Islam ke beberapa daerah yang sebelumnya belum sempat dicapai oleh Umar bin Khattab. Umat Islam sedikit kecewa karena perbedaan sifat antara Utsman bin Affan dan Umar bin Khattab. Utsman memiliki sifat yang cenderung lembut dan membuat Islam sedikit lemah. Pada masa pemerintahannya ini kebijakan dari Utsman yang paling disorot adalah ketika ia mengangkat kerabat keluarganya untuk menduduki jabatan penting seperti gubernur-gubernur di daerah kekuasaan Islam. Selain masalah perluasan daerah, Utsman juga memperhatikan pembangunan dalam kota. Ia membangun bendungan pencegah banjir, jalan-jalan di perkotaan, jembatan, masjid, dan juga meluaskan masjid Nabawi. Di akhir masa pemerintahannya, Utsman tidak meninggalkan pesan sedikit pun. Hal ini dikarenakan ia meninggal secara tiba-tiba karena dibunuh pada saat ia membaca Al Quran. Ia wafat pada usia 83 tahun. Hal tersebut membuat kondisi politik semakin memburuk. Ditulis pada 1916, buku klasik ini mengurai “lubang hitam” kehidupan dan karier Utsman dan keturunannya, Orkhan, Murad dan Bayezid, para peletak dasar Khilafah Utsmani. Menganalisis sumber-sumber dari para penulis Utsmani, dikompilasi dengan tulisan para sejarawan Byzantium, serta diperkaya dengan dokumen primer yang tersimpan di museum-museum, penulis memaparkan gambaran terwujudnya khilafah ini. 4. Ali bin Abi Thalib Ali bin Abi Thalib memiliki nama panjang Ali bin Abi Thalib bin Abdul Muththalib bin Hasyim. Ia lahir di Mekkah tanggal 12 Rajab pada tahun ke-30 setelah kelahiran Rasulullah SAW. Ali dilahirkan dari pasangan suami istri bernama Abi Thalib bin Abdul Muththalib dan Fatimah binti Asad. Sebelumnya ibunya memberinya nama Al-Haidarah yang artinya singa, kemudian ayahnya memberi sebutan sebagai Ali. Semasa kecil, ia dididik dan dibesarkan oleh Rasulullah SAW. Kasih sayang dan kemuliaan yang Rasul berikan kepada Ali ini membentuk karakter Ali. Karena didikan Rasul ia berani masuk Islam di usia yang sangat muda, ia masuk Islam setelah Siti Khadijah. Karena keberanian yang dimiliki oleh Ali bin Abi Thalib maka ia diberi gelar dengan nama Singa Allah dan Karamallahu Wajhahu yang memiliki arti semoga Allah memuliakan wajahnya. Masa kepemimpinan dimulai setelah Utsman bin Affan telah wafat. Pada saat itu umat Islam bingung siapa yang akan mengganti Ustman sebagai pemimpin Islam. Lalu pada saat itu ada yang mengusulkan agar Ali bin Abi Thalib menjadi pengganti Utsman sebagai khilafah. Semua mayortitas umat Islam setuju dengan diangkatnya Ali sebagai khilafah, kecuali mereka yang hanya setuju dengan Muawiyah bin Abu Sufyan. Semasa menjadi pemimpin ia mengganti pejabat-pejabat yang kurang cakap dalam bekerja, ia juga membenahi keuangan dari Baitul Mal, lalu memajukan bidang ilmu bahasa, dan memajukan pembangunan. Masa pemerintahan yang dijalankan Ali bin Abi Thalib ini berbeda dengan masa pemerintahan sebelumnya, di mana pada saat itu wilayah Islam sudah sangat luas dan sudah banyak terpengaruh oleh masalah duniawi. Ali juga menghadapi para penentang-penentang yang memunculkan pemberontakan. Bahkan ia juga melawan Zubair bin Awwam dan Aisyah karena oa dianggap tidak menuntaskan perkara pembunuhan Utsman bin Affan. Pertentangan ini semua mengakibatkan timbulnya Perang Jamal atau disebut sebagai perang unta karena Aisyah yang menunggang unta untuk berperang. Pertentangan Ali dan Muawiyah juga menimbulkan Perang Siffin. Lalu perang-perang tersebut diakhiri dengan tahkim/arbitrase di Daumatul Jandal pada tahun 34 H. Karena semua perestiwa yang terjadi itu mengakibatkan munculnya tiga golongan dalam Islam, yaitu Khawrij, Murji’ah, dan Syi’ah. Ketiga golongan mewarnai perkembangan pemikiran dalam Islam. Grameds, itulah penjelasan kisah singkat dari Khulafaur Rasyidin. Dari kisah-kisahnya memiliki perbedaan dalam kepemimpinan, dan setiap pemimpin juga memiliki teladan yang bisa kita jadikan sebagai contoh. Jika kamu memiliki minat untuk belajar banyak mengenai kepemimpinan Islam pada zaman dahulu, kamu bisa membaca buku yang ada di Gramedia. Gramedia sebagai SahabatTanpaBatas telah menyediakan berbagai buku untuk memenuhi kebutuhanmu. Yuk Grameds, beli bukunya sekarang juga! Ebook ini adalah upaya para intelektual muslim di Jawa Timur untuk menyumbangkan pemikirannya dalam rangka ikut berpartisipasi dalam mencerdaskan umat untuk dijadikan sebuah buku kumpulan tulisan para cendekiawan muslim, semoga semakin bermanfaat dan menginspirasi umat untuk senantiasa menjaga Iman dan Taqwanya kepada Allah SWT. Baca juga artikel terkait “Kisah Khulafaur Rasyidin” Kisah Nabi Adam Kisah Nabi Ayub Kisah nabi Hud Kisah Nabi Ibrahim Kisah Nabi Idris Kisah Nabi Ilyas Kisah Nabi Isa Kisah nabi Ishaq Kisah Nabi Luth Kisah Nabi Musa Kisah Nabi Yunus Kisah Nabi Yusuf Kisah nabi Zakaria Kisah 25 Nabi dan Rasul Kisah Sahabat Nabi ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah." Custom log Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda Tersedia dalam platform Android dan IOS Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis Laporan statistik lengkap Aplikasi aman, praktis, dan efisien Sejarah Peradaban dan Pemikiran Islam Masa Khulafaur Rosyidin Discover the world's research25+ million members160+ million publication billion citationsJoin for free “PEMIKIRAN DAN PERADABAN ISLAM DI MASA KHULAFAUR ROSYIDIN”DI SUSUN OLEHDEHENDAR ULIL ALBABalbabulil0 PEMBAHASANA. Abu Bakar Ash-Siddiq1. Biografi dan Pengangkatan sebagai KhalifahAbu Bakar diperkirakan lahir pada tahun 573 M. Nama lengkap beliau adalah AbuBakar bin Abdullah bin Abi Quhafah bin Utsman bin Amr bin Masud bin Taim binMurah bin Ka’ab bin Lu’ay bin Ghalib bin Fihr al-Quraisy at-Tamimi. Garis keturunanyang bertemu dengan Nabi Muhammad SAW pada garis kakeknya yaitu Murrah ibnKa’ab ibn Lu’ai. Ibu Abu Bakar bernama Ummu al-Khair Salma bint Shakr bin Amirbin Ka’ab bin Sa’ad bin Taim yang membuktikan bahwa kedua orangtuanya berasaldari kabilah Bani Abdul al-Ka’bah adalah salah satu nama Abu Bakar di masa sebelum memelukIslam. Beliau dikatakan memiliki umur lebih muda dari Rasulullah SAW. Selain itu diajuga terkenal dengan sikap beliau yang sangat terpuji dan tidak pernah melakukan hal-hal berbau maksiat..2 Di mata kaum Quraisy, keluarga Abu Bakar dan Rasulullah SAWmerupakan keluarga yang terpandang. Karena memiliki tugas terkait perawatan danpenjagaan Ka’bah yang merupakan peninggalan Nabi Ibrahim As, yang mana disinikeluarga Abu Bakar bertugas mengurusi masalah ganti rugi dan Beliau mendapatkan julukan Abu Bakar atau pelopor pagi hari, karena beliautermasuk orang laki-laki yang masuk Islam pertama kali. Sedangkan gelar As-Shidiqdiperoleh karena di saat peristiwa Isra’ Mi’raj, beliau senantiasa membenarkan semuahal yang dibawa Nabi Abu Bakar dikenal sebagai sahabat yang dekat denganRasul dan selalu siap membela Rasul dalam posisi yang sulit. Dia merupakan salah satuorang yang masuk Islam pertama kali. Hal ini ditimbulkan lantaran sebelum Abu Bakarmengenal Muhammad SAW, beliau telah dikenal menjadi seseorang pemikir yg seseorang pemikir, Abu Bakar mencermati orang Quraisy bahwa penyembahanberhala adalah suatu kebodohan. Sehingga sesudah Nabi Muhammad SAWmendakwahkan agama baru yaitu Islam, dia langsung memeluk agama di Mekkah, beberapa dari kalangan bangsawan Quraisy masuk Islam karenadakwah dari Nabi Muhammad SAW yang juga dibantu oleh Abu Bakar ra. Abu Bakarra tak segan-segan untuk mengeluarkan harta yang ia miliki untuk kepentinganSejarah Peradaban Islam !Sejarah Peradaban Islam""$%$$&'Sejarah Pemikiran Dan Peradaban Islam Dari Masa Klasik, Tengah, Hingga Modern!*!+,+-.Sejarah Peradaban Islam&./%$+Sejarah Pemikiran Dan Peradaban Islam Dari Masa Klasik, Tengah, Hingga Modern penyebaran agama Islam dan membela umat Islam. Abu Bakar mendampingi NabiMuhammad SAW dalam suka dan duka. Beliau melindungi Nabi dari hinaan danrencana pembunuhan terhadap Nabi. Pada saat Nabi Muhammad sakit dan menjelangwafatnya Nabi Muhammad SAW, Abu Bakar sering menggantikan Nabi. Dan disaat Nabi Muhammad SAW hidup sampai menjelang wafat, beliau tidakpernah menitipkan pesan dan menunjuk siapa kelak yang akan menjadi pengganti danpenerus atas kepemimpinannya, yang mengakibatkan terjadinya perselisihan antarakaum Muhajirin dan Anshar. Dan setelah melalui beberapa perselisihan dipilihlah AbuBakar untuk menjadi khalifah dari Kamu Masa Pemerintahan Abu Bakar Sebagai Khalifah yang pertama, mengurus masyarakat sepeninggal Nabi menjadiproblem pertama Abu Bakar. Muncul pembangkangan, orang yang tidak maumembayar zakat, bahkan muncul nabi palsu. Untuk mengatasi hal ini, dia memintapendapat dengan para sahabat untuk menentukan tindakan yang harus diambil dalammenghadapi kesulitan yang Mengirim Pasukan UsamahUsamah telah diperintahkan untuk berperang melawan Romawi saat Nabi masihhidup. Tetapi perang itu gagal terjadi dikarenakan pada saat itu Rasulullah wafat danUsamah beserta pasukannya kembali ke MadinahSaat kepemimpinan berganti kepada Abu Bakar, ia berkeinginan untukmelanjutkan rencana Rasul tersebut untuk berperang melawan Romawi. Walaupunkeinginan ini sempat mendapat penolakan dari Umar bin Khattab dikarenakankeadaan kota yang tidak stabil. Tetapi, beliau tetap melaksanakan keinginan tersebutdan hasilnya, Pasukan Muslimin yang dipimpin Usamah mendapatkan sekali korban-korban akibat perang tersebut dan banyak juga rampasanperang yang disita oleh Pasukan b. Memerangi Kaum Riddah, Nabi Palsu dan Orang yang Menolak Membayar Zakat Pada masa awal kepemimpinannya Abu Bakar dihadapkan pada masalah NabiPalsu, kemurtadan dan orang yang tidak mau membayar zakat. Masalah Nabi palsumerupakan masalah yang telah ada saat Rasul masih hidup, tapi tidak begitumelakukan perlawanan yang cukup berarti kepada Rasul. Setelah wafatnya Rasulmereka semakin menjadi-jadi dan mudah menyebarkan pengaruh kepada kaumMuslimin yang belum mempunyai keimanan yang kokoh. Tokoh-tokoh seperti%'012Sejarah Peradaban Islam!34..%5%$6Sejarah Pemikiran Dan Peradaban Islam Dari Masa Klasik, Tengah, Hingga Modern5$ Thulaihah di Bani Asad, Musailamah di Bani Hanifah dan di Yaman muncul Al AnsiDzil murtad muncul karena adanya kaum Muslimin yang hanya masukIslam tidak secara sungguh-sungguh, mereka hanya masuk Islam karena pada saatitu Islam yang berkuasa. Sehingga keimanan mereka mudah goyah dengan wafatnyaRasul. Munculnya orang yang tidak mau membayar zakat juga merupakan persoalanyang cukup rumit. Menurut mereka karena kaum Anshar dan Muhajirin telahberselisih paham mengenai kedudukan Khalifah sebagai pengganti Rasulullah sendiri tidak pernah mewasiatkan kepada siapapun untuk menggantikankedudukanya. Oleh karena itu, sangatlah layak bagi kita untuk menentukan jabatanKhalifah bagi golongan mereka masing-masing. Keharusan untuk tunduk kepadaAbu Bakar atau orang lainya tidak terdapat dalam ketentuan Agama dan hanya diperintahkan untuk taat kepada orang-orang yang kita angkat untukmengurusi terjadi perbedaan pendapat di kalangan sahabat tentang tindakan yang akandilakukan dalam menghadapi kesulitan yang memuncak pada masa ini, kelihatankebesaran jiwa dan ketabahan hati Abu Bakar. Seraya bersumpah dengan tegas diamenyatakan akan memerangi semua golongan yang menyimpang dari kebenarantermasuk kaum Muslimin yang murtad. Dari sini, kita dapat mengetahui walaupunAbu Bakar mempunyai sikap yang lemah lembut akan tetapi dia mempunyai prinsipyang kuat dalam mempertahankan Islam dan dia tetap berpegang pada prinsipnyawalaupun terjadi perdebatan di kalangan sahabat. Abu Bakar menyusun strategi peperangan dengan cara menyusun dan membagipasukan Muslim menjadi sebelas divisi yang masing-masing divisi dipimpin olehseorang komandan panglima perang. Diperbolehkan bagi masing-masing pasukanuntuk memilih dan menentukan anggotanya yang dinilai cukup kuat dan tangkasdalam mengemban tugas. Dengan strategi perang tersebut akhirnya kaum yang ingin memisahkan diridengan Islam dapat ditumpas. Dan persatuan Islam dapat dibangun kembali. Inilahpondasi pertama yang telah dibuat oleh Khalifah Abu Bakar untuk perkembanganIslam masa selanjutnya. Pada masa ini belum banyak yang dapat dilakukan oleh Khalifah Abu Bakarmengenai pengelolaan pemerintahan. Hal ini disebabkan oleh banyaknyapermasalahan internal yang harus dihadapi. Bentuk pemerintahan pada masaKhalifah Abu Bakar masih meneruskan seperti apa yang dilakukan oleh Rasul yaitu+ kekuasaan bersifat sentral eksekutif, legislatif dan yudikatif terpusat pada pemimpintertinggi.8c. Pembukuan Al Qur’anIde mengenai pembukuan Al Qur’an berasal dari Umar. Ide ini muncul karenakeprihatinannya terhadap banyaknya penghafal Al Qur’an yang meninggal duniadalam perang Yamamah. Untuk mewujudkan idenya ini Umar melakukan dialog dengan Abu Bakar karenabeliaulah pemimpin tertinggi umat Islam pada saat itu. Pada awalnya Abu Bakartidak setuju dengan ide Umar dengan alasan karena Rasul tidak pernahmemerintahkan untuk membukukan Al Qur’an dan Abu Bakar tidak mau melakukanperbuatan yang tidak dianjurkan oleh Rasul. Setelah terjadi dialog yang cukuppanjang akhirnya kahlifah Abu Bakar setuju dengan ide Umar. Untuk merealisasikan program ini Khalifah Abu Bakar memanggil Zaid binTsabit untuk mengumpulkan Al Qur’an. Pada awalnya Zaid juga tidak setuju denganide ini, dia beralasan seperti yang disampaikan oleh Abu Bakar. Setelah ketiga orangini berdialog akhirnya diputuskan untuk membukukan Al Qur’an dan orang yangdiberi tugas untuk itu ialah Zaid bin Tsabit. d. Dinamika Pemikiran Dalam masa pemerintahan Khalifah Abu Bakar belum banyak dinamikapemikiran baru yang muncul mengenai masalah-masalah ilmu pengetahuan. Hal inidisebabkan oleh permasalahan internal kaum Muslim dan perluasan wilayah yangmasih sangat sedikit. Ilmu yang berkembang pada masa ini masih didominasi olehperkembangan ilmu-ilmu naqliyah yaitu ilmu-ilmu yang bersumber pada Al Qur’anatau dalil naql Umar bin Khattab1. Biografi dan Pengangkatan sebagai KhalifahNama lengkapnya adalah Umar bin Khaththab bin Nafil bin Abd al-Uzza bin Rabahbin Ka’ab bin Luay al- Quraisy. Silsilah Umar bertemu dengan Rasulullah pada kakekketujuh, sedangkan dari pihak ibunya pada kakek keenam. Umar dilahirkan di Makkahempat tahun sebelum perang Fijar, tetapi menurut Ibn Atsir dia dilahirkan tiga belastahun sesudah kelahiran Rasulullah Hal ini berarti beliau lebih muda tiga belastahun dari Nabi Muhammad Dia fasih berbicara, tegas dalam menyatakanpendapat dan membela yang !Sejarah Peradaban Islam% Umar masuk Islam pada tahun kelima dari kerasulah Nabi Muhammad Setelahmasuk Islam dia menolak menyembunyikan ke-Islamannya. Dalam sebuah hadits Rasulullah pernah berdo’aYa Allah muliakanlah Islam dengan salah seorang dua lelaki ini, yaitu Amr bin Hisyam dan Umar bin Nab Doa Nabi Muhammad dikabulkan Allah dengan Islamnya dengan Islamnya Umar, masuk Islam pula paman Nabi Hamzah ibn AbdulMuththalib. Sebelum masuk Islam Umar dikenal paling gigih menantang dakwah Nabiketika disampaikan kepadanya adiknya Fatimah beserta suaminya telah masuk Islamdia sangat marah dan pergi ke tempat adiknya dengan emosi yang meluap-luap diamenampar adiknya yang sedang belajar al-Qur’an dan membaca pangkal surah Taha,tetapi dia kemudian terharu dengan bacaan ayat al-Qur’an tersebut, karenanya diamenemui Nabi untuk menyatakan diri masuk Islam. Ketika Abu Bakar sakit, diamemperhatikan sahabatnya, siapa di antara mereka yang sesuai diangkat menjadikhalifah, “yang tegas tidak kejam dan yang lembut tidak lemah”. Dia mendapatkankriteria pilihannya itu, di antara dua sahabat, yaitu antara Umar bin Khaththab dan Alibin Abi Thalib. Tetapi kemudian pilihannya jatuh kepada Umar. Ketika pilihannya jatuhkepada Umar, dia pun mengundang para sahabat untuk bermusyawarah perihal pilihanitu. Abdurahman bin Auf meminta pendapat Abu Bakar agar mengemukakan alasanmemilih Umar. Abu Bakar berkata “Dia adalah seorang yang berhati lembut”.Abdurrahman berkata “Demi Allah! Dia lebih utama dari apa yang engkau kira”.Kemudian Abu Bakar mengundang Utsman dan berkata Ceritakan kepadaku!Penilaianmu kepada Umar. Utsman menjawab Sungguh sepengetahuanku bahwahatinya lebih baik dari apa yang ditampakkan oleh perilaku anggota badannya. Ditengah kita, dia tidak ada duanya. Kemudian Abu Bakar meminta pendapat Asid bin Hudhair al-Anshari dan mengajakmusyawarah Sa’id bin Zaid dan yang lain dari kalangan Muhajirin dan Anshar tentangpenilaian mereka terhadap Umar, ternyata semuanya menyanjungnya. Setelah AbuBakar bermusyawarah dengan mereka, lalu beliau pun memanggil Utsman bin Affanuntuk menuliskan bahwa Umar adalah pengganti dirinya, menjadi khalifah Masa Pemerintahan Umar bin Khattaba. Kebijakan Strategis Umar bin KhattabSetelah tonggak kepemimpinan kaum Muslimin ada ditangannya, Umar mulaimelakukan perluasan wilayah dengan cara melakukan penyerangan kepada negeriyang dulu masih dikuasai non Muslim. Di masa pemeritahan Umar keadaan bala7.%,56% tentara Islam telah jauh lebih kuat dari pada laskar bangsa Romawi yaitu setelahmereka mendapat kemenangan yang gemilang pada pertempuran Ajnadan. Umarmengirimkan pasukan untuk menyerbu Persia di bawah kepemimpinan panglimaSa’ad Abi Waqash. Pasukan ini berhasil merebut Persia dari tangan kerajaankeluarga Sasan yang sudah berkuasa kira-kira 4 abad lamanya. Setelah perang iniekspansi Islam terus berjalan hingga dapat menguasai Mesir, Iskandariah, Akka,Yaffa, Kizzah, dan lain sebagainya. Umar dikenal sebagai Khalifah yangmenerapkan Negara Modern atau Daulah Islamiyah. Dia membagi negara terdiri dariprovinsi-provinsi yang berotonomi penuh. Kepala pemerintahan provinsi bergelarAmir, disetiap provinsi tetap berlaku adat kebiasaan setempat selama tidakbertentangan dengan aturan pusat. Para Amir Gubernur provinsi dan para pejabatdistrik sering diangkat melalui pemilihan. Agar mekanisme berjalan dengan lancar dibentuk organisasi Negara Islam yangpada garis besarnya sebagai berikut 1 An Nidham as Siyasi organisasi politik yang mencakup a Al Khilafat, terkait cara memilih khilafah b Al Witariat, terkait yang bertugas membantu khalifah dalam urusanadministrasi pemerintahan c Al Kitabat, terkait dengan pengangkatan pejabat negara 2 An Nidham Al Idasy, organisasi Tata Usaha atau administrasi Negara 3 An Nidham Al Harby, organisasi ketentaraan pertahanan Negara 4 An Nidham Al Maly, organisasi keuangan Negara 5 An Nidham Al Qadla’i, organisasi kehakiman yang meliputi masalah-masalahpengadilan banding dan pengadilan damai. b. Ijtihad Pada masalah ijtihad ternyata Khalifah Umar telah mencontohkan denganmelakukan ijtihad tentang hukum Islam. Ijtihad hukum yang mencakup 1 Tidak melaksanakan hukuman potong tangan terhadap pencuri demimembebaskan dirinya dari kelaparan 2 Menghapuskan bagian zakat bagi para mualaf orang yang dibujuk hatinya karenabaru masuk Islam 3 Menghapuskan hukum Mut’ah kawin sementara yang sebelumnyadiperbolehkan. 4 Inti dari semua perubahan peraturan-peraturan pemerintahan adalah untukkepentingan dan kemaslahatan umat Islam. Khalifah Umar telah benar-benarmengajarkan kepada kita, bahwa sebenarnya hukum Islam tidak kaku dan harusdimaknai sama dalam setiap zaman. Hukum Islam bersifat fleksibel artinya setiapzaman dapat melakukan ijtihad, asalkan ijtihad yang dilakukannya itu tidakmenyalahi Al Qur’an dan Hadis. 6 c. Perkembangan Ilmu Pengetahuan Semakin bertambah luasnya daerah kekuasaan Islam mulailah muncul beberapapermasalahan. Antara lain mengenai cara pembacaan Al Qur’an, penafsiran, dandialeknya. Berdasarkan masalah ini maka Khalifah Umar dan para sahabat lainmulai berpikir untuk memecahkan permasalahan ini. Lahirnya Ilmu Qira’at erat kaitannya dengan membaca dan mempelajari AlQur’an. Terdapatnya beberapa dialek bahasa dalam membaca Al Qur’an,dikhawatirkan akan terjadi kesalahan dalam membaca dan memahaminya. Olehkarena itu diperlukan standarisasi bacaan dengan kaidah-kaidah tersendiri. Apalagibahasa Arab yang tidak bersyakal tentu menimbulkan kesulitan dalam mempelajari bacaan dan pemahaman Al Qur’an Khalifah Umar telahmengutus Mu’adz ibn Jabal ke Palestina, Ibadah ibn As Shamit ke Hims, Abu Darda’ke Damaskus, Ubai ibn Ka’ab, dan Abu ayub tetap di ilmu lain juga mulai terlihat pada masa ini. Seperti ilmu Hadis,Nahwu, ilmu fiqih, dan ilmu ilmu hadis memang belum begituterkenal pada masa ini hanya saja baru mulai menjadi isu yang berkembang dikalangan sahabat pada masa itu. Pembukuan Al Qur’an pada masa Khalifah Umar, mushaf Al Qur’an berada dibawah pengawasannya. Sepeninggal Umar, mushaf itu disimpan di rumah Hafsahbinti Umar, isteri Rasulullah. d. Perkembangan Sastra Masyarakat Arab sangat dekat dengan masalah sastra. Bahkan pada masa praIslam dunia kesusatraan Arab sudah mengalami kemajuan. Masyarakat Arab sangatsenang terhadap karya sastra. Sehingga Al Qur’an tidak hanya berisi tentang firmanAllah yang bersifat formal tapi juga terdapat karya sastra yang mengagumkan didalamnya. Seperti Umru’ul Qays yang merupakan seorang pujangga Arab Jahiliyah, iamampu menggambarkan hal-hal yang bersifat abstrak menjadi konkrit, hinggaseakan-akan dapat diraba Dalam sejarah sastra Arab, diketahui bahwa mereka mempunyai kegiatan rutinyang disebut sebagai aswaaaq adabiyah pasar sastra dimana mereka salingmengekspresikan dan menunjukan karya sastra tinggi yang tidak diragukan lagi akanfashohah dan balaghahnya. Al-balaghah pada zaman Jahiliyah belum dikenalsebagai sebuah disiplin ilmu yang sudah matang dan mempunyai nustholahat yangterdefenisi dengan jelas. Setelah Islam datang, maka perhatian masyarakat Arab akan2&.89'' ;' 3' ;9"9&' ;' '';1'1Al-Maqoyis?! !+ fashohah dan balaghah semakin tumbuh dan berkembang, hal ini tidak lain karenaal-Qur an sebagai kitab suci Umat Islam sangat indah dan dengan gaya bahasa yang‟membuat masyarakat Arab tercengang dan kagum akam keindahan gaya membuktikan bahwa sebelum masa Umar bin Khattab terlebih Abu Bakar,masyarakat Arab sudah mengenal erat dengan sastra seperti Pada masa Khalifah Umar puisi tidak bisa lepas dari masa Rasul dan masajahilyah. Aroma struktural kata dalam puisi sangat terpengaruh oleh Al Qur’ tertuang dalam dua bentuk yaitu Khitabah bahasa pidato dan Kitabahbahasa korespondensi. e. Perkembangan Arsitektur Dalam Islam dunia arsitektur dimulai dengan dibangunnya masjid. Masjid selainsebagai tempat ibadah juga difungsikan sebagai tempat untuk proses pembelajarandan pusat kegiatan kaum Muslimin. Beberapa masjid telah dibangun pada masaUmar, diantaranya Masjidil Haram, Masjid Nabawi, dan Masjid Al Atiq. KhalifahUmar melakukan perbaikan dan pembangunan masjid-masjid ini 1 Masjidil haram, Khalifah Umar mulai memperluas masjid yang pada masaRasulullah masih amat sederhana 2 Masjid Madinah Nabawi, Khalifah Umar memperluas masjid ini 17 H. denganmenambah bagian selatan 5 meter dan bagian utara ditambah 15 meter, pintumenjadi 3 buah. 3 Masjid Al Atiq, masjid yang pertama kali dibangun di Mesir 21 H, terletak diutara benteng Babylon, berukuran 50x30 hasta. Masjid ini tidak bermihrab,mempunyai tiga pintu, dilengkapi dengan tempat berteduh bagi para mufasir. Selain Masjid juga mulai dibangun kota-kota, diantaranya 1 Basrah dibangun tahun 14-15 H dengan arsiteknya Utbah ibn Ghazwah, dibantu800 pekerja. Khalifah Umar sendiri yang menentukan lokasinya, kira-kira 10 mildari sungai Tigris. Untuk memenuhi kebutuhan air penduduk, dibuatlah saluran airdari sungai menuju ke kota. 2 Kufah dibangun di bekas ibu kota kerajaan Arab sebelum Islam, Manadzir, sekitar2 mil dari sungai Efhart 17 H. Pembangunanya dipercayakan kepada Salman AlFarisi dan kawan-kawan. Arsitek Persia ini memperoleh pensiunan selamahidupnya. 3 Fusthat, dibangun pada tahun 21 H. Kota ini dibangun karena Khalifah Umar tidakmenyetujui usul Amr bin Ash untuk menjadikan Iskandariyah sebagai ibu kotaprovinsi Mesir, dengan alasan karena sungai Nil membatasi kota tersebut denganMadinah sehingga akan menyulitkan hubungan dengan pemerintah pusat.$7.+6, Dibangun di sebelah timur sungai Nil, dilengkapi dengan bangunan-bangunanutama sebuah Utsman bin Affan1. Biografi dan Pengangkatan sebagai KhalifahNama lengkapnya Utsman bin Affan bin Abu al-Ash bin Umayah bin Abd al-Syamsbin Abd al-Manaf bin Qushai. Lahir pada tahun kelima dari kelahiran Rasulullah ada yang mengatakan dia lahir pada tahun keenam sesudah tahun gajah. Utsmanmasuk Islam melalui Abu Bakar dan dinikahkan Nabi dengan puterinya Rukaiyah binMuhammad Utsman tercatat sebagai orang yang pertama memimpin hijrahbersama isterinya ke Habsyi untuk kemudian hijrahpula ke Madinah. Perlu dicatatbahwa Utsman selalu ikut dalam berbagai perang, kecuali perang Badar, karena diasibuk menemani dan merawat isterinya Rukaiyah yang sedang sakit sampai wafat dandimakamkan pada hari kemengan kaum muslimin. Kemudian Utsman dinikahkanRasulullah dengan puterinya Ummu Kalsum, itulah sebabnya dia terkenal orang yang pandai menjaga kehormatan diri, pemalu, lemahlembut, budiman, penyabar, dan banyak berderma, pada waktu perang Tabuk, atasajakan Rasulullah, dia berderma sebanyak 950 kuda dan bahan logistik, ditambah uangsebanyak 1000 dinar. Dia sanggup membeli sumur seorang Yahudi seharga dan disedekahkan kepada kaum muslimin. 15Pada saat pemilihan khalifah selanjutnya yang akan menggantikan Umar bin Khattabterjadi perselisihan antara Bani Hasyim dan Bani Umayah, yang mana dari duaketurunan itu terwakili dalam diri Ali dan Usman yang merupakan calon hasil sidang dan pendapat yang dipimpin oleh Abd. Rahman makaditetapkanlah Utsman sebagai khalifah dalam usia 70 tahun untuk menggantikan Umarbin Khattab yang telah wafat. Dipilihnya Utsman karena 3 pertimbangan yaitu dalamhal senioritas, kejenuhan akan kepemimpinan Umar yang disiplin, dan sulitnya menarikjabatan khalifah dari Ali sebagai keluarga Masa Pemerintahan Utsman bin AffanPada masa awal pemerintahan Usman Islam mengalami kejayaan, berkat kelihaianUmar dalam memimpin. Tidak banyak hal yang dilakukan oleh Usman, beliau hanyamelanjutkan program-program yang direncanakan oleh Umar. Hal ini disebabkankarena pada saat terpilih Usman sudah memasuki usia senja. +Sejarah Pemikiran Dan Peradaban Islam Dari Masa Klasik, Tengah, Hingga Modern%5$ !Sejarah Peradaban Islam+%7. Saat baru pertama kali menjabat Usman sudah dihadapkan pada permasalahanpemberontakan. Ada sebagian daerah kekuasaan Islam yang menginginkan untukkembali ke orde lama, yaitu sebelum dikuasai oleh Islam. Selain itu Khalifah juga melakukan perluasan wilayah hingga mencapai lautan,sehingga dia mendirikan angkatan laut. Hal ini dianggap oleh masyarakat akanmenambah beban bagi masyarakat. Hal lain yang dilakukan Khalifah Usman ialah membangun sebuah bendungan besaruntuk melindungi Madinah dari bahaya banjir dan mengatur persediaan air untuk kotaitu. Dia juga membangun jalan, masjid, jembatan, rumah tamu di berbagai wilayah danmembangun Masjid Nabawi. Usman dikenal sebagai tokoh yang dermawan, sehingga tipe kepemimpinan yangdia perlihatkan terkesan longgar. Sehingga praktek korupsi mulai ada pada zaman ini,yaitu penggunaan dana Baitul Mal yang tidak sesuai dengan ketentuannya. Hal inimenyebabkan Baitul Mal mengalami kerugian. Selain itu praktek nepotisme mulaiterjadi pada masa ini. Usman mengangkat kerabat dekatnya sebagai pejabat teraspemerintahannya, padahal orang-orang yang dia angkat tidak memiliki kapasitas untukmenjalankan tugasnya. Hal inilah yang menyebabkan terjadinya perlawanan oleh orang-orang yang tidaksetuju dengan kebijakan Usman ini. Perpecahan semakin menjadi-jadi di kalanganinternal pemerintahan Usman yang menyebabkan ilmu pengetahuan tidak berkembang,begitu pula dengan bidang ijtihad. Sehingga menyebabkan kemunduran pemerintahanKhulafaur Rasyidin. Di masa pemerintahan Usman ibn Affan, timbul perbedaan cara membaca Al Qur’anqira’ah di kalangan umat Islam. Ini disebabkan sikap Rasul yang memberikelonggaran kepada kabilah-kabilah Arab untuk membaca dan menghafalkan Al Qur’ansesuai dengan dialek mereka masing-masing. Seiring dengan semakin luasnya daerahkekuasaan Islam maka perbedaan dialek yang terjadi semakin parah. Sehingga Usmanmembuat keputusan untuk membukukan Al Qur’an. Untuk itu Usman membentuk suatu lajnah panitia yang diketuai oleh Zaid binTsabit. Tugas utama lajnah adalah menyalin mushaf yang disimpan oleh Hafsah danmenyeragamkan dialeknya, yaitu dialek Quraisy. Setelah selesai mushaf dikembalikankepada Hafsah, Zaid membuat salinan sejumlah 6 buah. Khalifah menyuruh agarsalinan ini dikirim ke beberapa wilayah Islam. Naskah yang lain diperintahkan untukdibakar sehingga keotentikan kitab suci Al Qur’an dapat terpelihara. Mushaf yangsudah diseragamkan dialeknya itu disebut Mushaf Usmani. Salah satunya disimpan oleh Khalifah Usman, dinamakan Mushaf Al Imam, yang lain dikirim ke Mekah,Madinah, Basrah, Kufah dan Syam atau Ali bin Abi Thalib1. Biografi dan Pengangkatan sebagai KhalifahNama lengkapnya adalah Ali bin Abi Thalib bin Abd al-Muththalib bin Hasyim binAbd al-Manaf bin Luay bin Kilab bin Qushai. Dia dilahirkan di Makkah sepuluh tahunsebelum kerasulan Nabi Muhammad Ibunya bernama Fathimah binti Asad binHasyim bin Abd Thalib dikenal mempunyai banyak anak. Ketika Makkah dilanda paceklik,Rasulullah mengajak pamannya Abbas untuk bersama-sama meringankan beban AbuThalib dengan mengasuh sebagian di antara anaknya. Mereka berdua mendatangi AbuThalib untuk menawarkan bantuan kepadanya, tawaran tersebut diterima Abu mengambil Ja’far dan Rasulullah mengambil Ali. Ali adalah orang pertama yangmasuk Islam dari kalangan anak-anak, pada saat itu umurnya belum genap berusia tigabelas tahun. Ali adalah orang yang tidur di tempat Nabi, waktu malam beliau hijrah dariMakkah ke Yatsrib dan menyusul Nabi ke Yatsrib setelah menunaikan segala amanahyang dipercayakan Nabi kepadanya. Ali dinikahkan Nabi dengan puterinya Fathimah binti Muhammad pada tahunketiga hijrah, saat itu usia Ali dua puluh enam tahun. Dari hasil pernikahan itu, merekadikurnia Allah dua orang patera, yaitu Hasan dan Husein. Ali bersama Rasulullahturut dalam semua perang yang diikuti Nabi, kecuali hanya perang Tabuk yang tidakdapat diikuti Ali, karena saat itu dia dipercayakan Nabi menggantikan beliau diMadinah. Ali terkenal ahli menunggang kuda dan sebagai seorang pemberani. AbuBakar dan Umar telah menjadikan Ali sebagai anggota musyawarah dalam berbagaiurusan penting, mengingat Ali adalah seorang faqih dalam agama, di samping sebagaiorang yang pemberontak menguasai Madinah dan orang-orang Bani Umayyah banyakyang meninggalkan ibu kota itu, di antaranya Marwan bin Al-Hakam yang berhasilmenyelundupkan baju Utsman yang berlumuran darah ke Makkah. Kaum pemberontakmendesak Ali supaya bersedia diangkat menjadi khalifah, tetapi ditolaknya, dan diamenegaskan bahwa masalah itu bukanlah urusan mereka, tetapi urusan para pejuangperang Badr. Mana Thalhah, Zubeir, dan mana Sa’ad, tanya Ali kepada mereka. Karenaditolak Ali, mereka kemudian meminta kesediaan Sa’ad bin Abi Waqqash danAbdurrahman bin Auf. Tetapi masing-masing dari mereka juga menolak. 6Sejarah Pemikiran Dan Peradaban Islam Dari Masa Klasik, Tengah, Hingga Modern$5$+ Kaum pemberontak kembali mendesak Ali supaya bersedia diangkat menjadikhalifah. Ali akhirnya menerima jabatan itu dengan ketentuan dia diberi kesempatanmemerintah sesuai dengan Kitabullah dan Sunnah Rasul. Ia memangku jabatan khalifahitu mulai 24 Juni 656 M. atau tahun 35 H. dalam usia 58 tahun. Tidak seorang pun diantara sahabat terkemuka yang sanggup menerima jabatan khalifah dalam menghadapisuasana pancaroba seperti itu. Tetapi juga mereka tidak mau memberikan bai’at kepadaAli seperti sa’ad bin Abi Waqqash, Abdullah bin Umar, Zaid bin Tsabit, dan Abu Sa’idal-Khudri. Dari fakta di atas membuktikan bahwa Ali tidak mendapat pengakuan dari beberapasahabat penting di Madinah, ditambah lagi dari penduduk wilayah Syam. Maka tidakmengherankan kalau dikatakan bahwa pemerintahan Ali inilah yang paling tidak dihadapkan pada konflik berkepanjangan dari awal sampai akhir pemerintahanbeliau. Konflik dengan Aisyah, Muawiyah, dan dengan bekas anak buahnya al-Khudri Bek, yang menjadi penyebab utama tidak stabilnya keadaan di masapemerintahan Ali karena Ali terlalu percaya diri dan memandang hanya pendapatnyasaja yang benar. Hampir tidak ada jarang dia bermusyawarah dengan orang-orangbesar Quraisy dalam urusan penting sekalipun. Malahan ia terlalu keras terhadap orang-orang besar Quraisy itu. Selanjutnya maha guru itu berkata membandingkan Umar yangkeras dengan Ali yang juga keras “Umar dahulu keras, tetapi dia didukung rakyat, Alibertindak keras tetapi rakyat menentangnya”, karena Umar selalu bermusyawarahsedang Ali tidak. Pernah Thalhah dan zubeir mencela sikap Ali yang seperti itu, dan Alimenjawab “Apakah yang tidak saya ketahui sehingga saya harus bermusyawarah”?.Berdasarkan fakta di atas, nampaknya Ali ditinggal para pembesar Quraisy bahkanpengikut setianya sekalipun memisahkan diri dari dia, kemudian menjadi kelompokKhawarij. Dia berperang dengan Aisyah, isteri Nabi yang didukung Thalhah danZubeir, kemudian dengan Muawiyah, gubernur Masa Pemerintahan Ali bin Abi ThalibPada masa awal pemerintahan Ali sudah muncul berbagai faksi dalam internalmasyarakat Islam. Ada yang mendukung Khalifah Ali dan ada pula yang tidakmendukungnya salah satunya Bani Umayah. Karena mereka takut jika mendukung Alimereka tidak akan mendapatkan jabatannya lagi dan akan diberangus karena Alidikenal sebagai orang yang tegas. Sebagai Khalifah ke empat, Ali bin Abi Thalib meneruskan cita-cita Abu Bakar danUmar. Dia mengikuti dengan taat prinsip-prinsip Baitul Mal dan memutuskan untuk !Sejarah Peradaban Islam,5,$$ mengembalikan semua tanah yang diambil alih oleh Bani Umayah ke dalamperbendaharaan negara. Dua kebijakan Ali pada masa awal kepemimpinanya a. Memecat kepala-kepala daerah yang diangkat Usman dan mengangkat penggantisesuai dengan pilihannya sendiri b. Mengambil kembali tanah-tanah yang dibagikan kepada kerabat Usman tanpa jalanyang sah, demikian juga hibah atau pemberian Usman kepada siapapun yang tiadaberalasan. Tidak banyak lagi kebijakan yang ada pada masa pemerintahan Ali karena diadisibukkan dengan pemberontakan dari dalam. Dan timbul tuduhan bahwa Ali terlibatdalam konspirasi pembunuhan Usman. Sehingga timbul peperangan, pertama PerangJamal yaitu antara Ali dengan Aisyah, Thalhah, dan Az Zubair, merupakan pertempuranpertama antara sesama Muslim. Selanjutnya terjadi Perang Shiffin di tepi sungai Tigris yang membuat posisi Alisemakin terpojok. Dalam Perang Shiffin tersebut tentara Ali terpecah menjadi dua,golongan yang keluar dari Ali disebut golongan Khawarij dan timbulah perang segitigaantara kelompok Ali, Mu’awiyah, dan Khawarij. Akhirnya Ali meninggal dalampertempuran ini, dan merupakan akhir dari Khulafaur Penyempurnaan Bahasa ArabPada masa ini Bahasa Arab dilakukan penyempurnaan oleh Khalifah Ali bin AbiThalib. Dikarenakan pada saat itu banyak sekali sahabat yang salah dalam hal bacaan danbahkan hal ini sampai membuat Khalifah Umar menjadi marah. Pada masa Khalifah Ali,hal ini menjadi perhatian yang harus dipecahkan. Ia merasa tertarik untuk mengatasimasalah ini yang dimana Khalifah Ali dibantu oleh sahabatnya yaitu Abu Aswad ini berawal ketika Abu Aswad mendatangi Khalifah Ali dan ia melihat Khalifahsedang membawa ruq’ab. Adapun itu dikarenakan Ali sedang memikirkan solusi terhadapabahasa Arab yang sudah mulai rusak oleh lisan orang hamra’. Dan pada saat itu pula AbuAswad melihat tulisan yang ada pada Ali tersebut tentang pembagian kalam isim, fiil, danhuruf. Lalu Ali meminta kepadanya untuk membuat kaidah nahwu seperti itu. Abu Aswadpun pulang ke rumah dan seketika mendapatkan ide saat mendengar anaknya salah dalamsebuah pengucapan. Dengan kejadian itu, kaidah nahwu yang dibuatnya adalah babta’ajub, kemudian ditambahkan dengan kaidah lain seperti Inna wa akhwatuha, Khannawa akhwatuha dan seterusnya. Dan berasal dari pula sebutan untuk ilmu yang membahasmasalah i’rab disebut dengan ilmu Pemikiran Dan Peradaban Islam Dari Masa Klasik, Tengah, Hingga Modern$+5$!=87 ..=1!>SOSIO-RELIGIA,5$+ PENUTUPA. KESIMPULANPada masa ini, pemimpin dipilih berdasarkan musyawarah dan pemimpin tersebutdinamakan Khalifah. Hal ini dilakukan setelah wafatnya Nabi Muhammad SAW guna mengisi kekosongan pemerintahan. Khalifah pertama yaitu Abu Bakar yang dipilihmelalui pertemuan saqifah. Dan pada masanya ia harus berhadapan dengan beberapamasalah seperti munculnya nabi palsu, kelompok yang tidak mau membayar zakat danmunculnya kaum yang ingin murtad. Dan terjadi pula perang Yamamah guna melawanhal-hal kedua yaitu Umar bin Khatab yang dipilih oleh Abu Bakar saat ia sakitmenjelang ajalnya. Pada masa pemerintahannya, Umar mengusulkan untukmembukukan/mengumpulkan mushaf Alquran melanjutkan program Abu Umar wafat, maka dipilih lah Utsman bin Affan sebagai Khalifah masa beliau banyak kebijakan yang tidak disukai oleh kaumnya seperti menjadikankeluarganya sebagai pejabat. Dan pada masa ini pula dilakukan pembukuan Alquranmenjadi Ali bin Abi Thalib menjadi pemimpin menggantikan Utsman bin Affan. Padamasa ia memerintah banyak sekali terjadi perang dan konflik dikarenakan banyaknyafitnah-fitnah yang merajalela. Tetapi pada masa ia juga muncul lah pertama kali Ilmunahwu yang dibantu oleh sahabatnya yaitu Abu Aswad ad Duali.% DAFTAR PUSTAKAKojin. “Ilmu Nahwu dan Perkembangannya Sebuah Kajian dengan Pendekatan Historis.” SOSIO-RELIGIA 8 2009 Muh. Alif, Rochanah, Suyatmi, Ari Fajar Isbakhi, Kuni Adibah, Syifaun Nikmah,Fatoni Achmad, et al. Sejarah Pemikiran Dan Peradaban Islam Dari Masa Klasik, Tengah, Hingga Modern. Yogyakarta Qoulun Pustaka, Faisal. “SELAYANG PANDANG PERKEMBANGAN BALAGHAH Telaah Kritis terhadap Sejarah Perkembangan Balaghah.” Al-Maqoyis Vol. 2. No. 2 2014 Syamruddin. Sejarah Peradaban Islam. Riau Yayasan Pusaka Riau, Kartika. Sejarah Peradaban Islam. Bangka Belitung Shiddiq Press, Ahmad and Hasmi Fadhillah. Sejarah Peradaban Islam. Yogyakarta Deepublish Publisher, Siti. Sejarah Peradaban Islam. Medan Perdana Publishing`, 2016. ResearchGate has not been able to resolve any citations for this has not been able to resolve any references for this publication. Model Kepemimpinan Khulafaur Rasyidin Kepemimpinan keempat Khulafaur Rasyidin berbeda-beda sesuai dengan karakter pribadinya dan situasi masyarakatnya. Pada masa Abu Bakar, Beliau dikenal dengan Khalifaturrasul yaitu pengganti Rasul sebagai pemimpin agama dan pemerintahan. Semasa kepemimpinanya yang singkat, beliau memprioritaskan penyelesaian problem dalam negeri. Beberapa kelompok berusaha melepaskan diri dari jamaah Islam. mereka menggangkap setelah Nabi Muhammad Saw. meninggal maka berakhir pula kekuasaan Islam terhadap mereka. Selain itu beberapa orang mengaku sebagai nabi pengganti Rasul. Juga ada yang menolak membayar zakat. Terhadap ketiga pembelot tersebut, Abu Bakar memutuskan untuk memerangi mereka. Pusat kekuasaan bersifata sentral. Segala kekuputusan ada di tangan Khalifah Abu Bakar. Walaupun begitu, Beliau selalu mengadakan musyawarah dengan para Sahabatnya sebelum memutuskan sesuatu. Seperti keputusan untuk memerangi orang yang tidak membayar zakat. Terjadi musyawarah dengan Umar bin Khattab. Dan alasan Abu Bakar bahwa tidak ada yang memisahkan antara shalat dan zakat al-Qur’an. Beliau beralasan bahwa Nabi Muhammad Saw tidak pernah mencontohkannya. Tapi setelah mendengar pendapat para Sahabat bahwa penulisan itu untuk kemaslahatan umat, beliau menerimnya. Abu Bakar menunjuk langsung Umar bin Khattab sebagai penggantinya dengan mempertimbangkan situasi politik yang ada. Beliau khawatir kalau pengangkatan melalui proses pemilihan seperti pada masanya akan memperkeruh situasi politik. Selain itu agar pelaksanaan pembangunan dan pengembangan Islam akan terhambat. Pada Masa Khalifah Umar bin Khattab, beliau memproklamirkan Amirullmukminin. Beliau memprioritaskan perluasan Islam. perluasan Islam mencapai sepertiga dunia. Islam bisa tersebar sampai ke daratan Eropa. Ketegasan dan kebijkasanaan membawa Islam menjadi kekuatan yang diperhitungankan. Posisi Islam menyamai kekuatan besar yaitu Romawi dan Persia. Umar bin Khattab menerapkan sistem administrasi pemerintahan yang diadopsi dari Persia. Administrasi pemerintahan mengatur delapan wilayah provinsi yaitu Makkah, Madinah, Syiria, Jazirah, Basrah, Kuffah, Palestina, dan Mesir. Beberapa Departemen didirikan untuk mengatur gaji dan pajak tanah sehingga berdiri Bait al Mal. Dalam merapikan sistem admnistrasi, Beliau menerapkan kalender Hijriah. Penanggal berdasarkan hijrah Nabi Muhammad Saw ke Madinah dan bulan Muhamram sebagai awal bulan kalender Hijriyah. Dalam proses peralihan kepemimpian, Umar bin Khattab tidak menggunakan cara yang dilakukan oleh Abu Bakar. Beliau lebih memilih tim formatur yang terdiri dari enam orang Sahabat Nabi. Tugasnya untuk memilih diantara mereka sebagai penggantinya. Melalui proses persidangan tim formatur terpilih Usman bin Affan sebagai Khalifah. Model kepemimpinan Umar bin Khattab dilanjutkan oleh Usman bin Affan. Beliau mengembang Islam ke beberapa daerah yang belum tercapai pada masa Umar bin Khattab. Perbedaan karakter Usman dengan Umar bin Khattab menimbulkan model kepemimpinan yang berbeda. Karakter Usman yang lembut berbeda dengan karakter Umar yang tegas dan keras. Hal ini menimbulkan keecewaan umat Islam. Disamping itu Usman bin Affan diangkat usia 70 tahun. Sehingga beliau memimpin umat Islam sedikit lemah. Kebijakan yang paling disorot adalah Kebijakannya pada pengangkatan kerabat keluarganya menduduki jabatan penting. Seperti gubernur-gubernur di daerah kekuasaan Islam berasal dari kerabat dekat. Selain perluasan Islam, Usman memperhatikan pembangunan dalam kota seperti membangun bendungan pencegah banjir, jalan-jalan, jembatan, masjid, dan perluasan masjid Nabawi. Beliau memperluas daya tampung masjid Nabawi yang dibangun pada zaman nabi Muhammad Saw. Pada masalah suksesi kepemimpinan, Usman bin Affan tindak meningggalkan pesan. Beliau meninggal terbunuh dalam peristiwa berdasah ketika beliau sedang membaca al Qur;an. Hal itulah yang memperburuk situasi politik setelah meninggalnya Khalifah Usman bin Affan di usia 83 tahun. Ali bin Abi Thalib melajutkan kepemimpinan Usman bin Affan dalam kondisi tidak stabil. Pengangkatan Ali bin Abi Thalib disetuju mayoritas umat Islam. Tapi sebagi pro Muawiyah menolak kepemimpinan Ali bin Abi Thalib. Beliau menghadapi situasi yang berbeda dengan zaman Abu Bakar dan Umar. Dimana umat Islam pada masa Abu Bakar dan Umar masih bersatu, mereka memiliki banyak tugas yang harus dituntaskan seperti perluasan wilayah Islam. selain itu kehidupan sosialnya masih sangat sederhana dan belum banyak terpengaruh oleh kekayaan dan kedudukan. Sedangkan zaman Ali bin Abu Thalib luas dan besar, serta perjuangannya sudah terpengaruh oleh motivasi duniawi. Ali menghadapi kelompok penentang sangat kuat ketika memberlakukan kebijakannya pada pemecatan pejabat-pejabat. Hal ini yang dianggap penyebab munculnya pemberontakan. Beliau menghadapi juga pemberontakan dari Zubair dan Aisyah karena dianggap tidak menghukum pelaku pembunuhan Usman bin Affan. Pertentang keduanya mengakibatkan perang Jamal atau perang unta karena Aisyah menunggang unta dalam peperangan. Pertentangan Ali dengan Muawiyah mengakibatkan perang siffin. Perang tersebut diakhiri dengan tahkim/arbitras di Daumatul Jandal pada tahun 34 H. Akibat peristiwa itu, muncul tiga golongan di kalangan umat Islam, yaitu Khawarij, Murjiah, dan Syiah. Ketiganya golongan yang sangat kuat dan mewarnai perkembangan pemikiran dalam Islam Perselisihan itulah yang menjadi awal berakhirnya pemerintahan Islam dibawah Khulafaurrasyidin. Meskipun memiliki kelemahan-kelemahan, para ahli sejarah menyatakan bahwa pemerintahan Islam masa Khulafaurrasyidin merupakan masa pemerintahan Islam yang paling mendekati masa pemerintahan Rasulullah Saw. Demikian artikel kami tentang model kepemimpinan khulafaur Rasyidin. . Semoga artikel kami tentang model kepemimpinan Khulafaur Rasyidin bermanfaat.