Sebagai doktrin, agama sebagai teologi tidak terbatas hanya sekedar menerangkan hubungan antara manusia dengan tuhan (transendental) saja, tetapi tidak terelakan adalah melibatkan kesadaran berkelompok (sosiologis), kesadaran pencairan asal usul agama (antropologi), pemenuhan kebutuhan untuk membentuk kepribadian yang kuat dan ketenangan jiwa MANUSIA DAN KEBUTUHAN DOKTRIN AGAMA . Makalah ini disusun untuk memenuhi salah satu tugas pada mata kuliah "Metodologi Studi Islam" Dosen Pengampu : Ali Nur Rofiq, S.Th.I., M.Ag . Disusun Oleh : Kelompok 2 1. Rizkha Dwi Januarin (22403163) 2. Guruh Ray Sukma Nugroho (22403201) K E L A S E MAKALAH "MANUSIA DAN KEBUTUHAN DOKTRIN AGAMA" Disusun Guna Memenuhi Tugas Mata Kuliah Metodologi Studi Islam Dosen : Ibu Erniwati La, Abute, S.pd.I., M.pd. Disusun Oleh : Kelompok 2. Riski Nurfadilah Kartika Rini Labaso Asrafil Rahmat Ilahi Ihvana Behnet. UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH LUWUK 3. 2. Agama dan Perkembangannya Perkembangan pemikiran terhadap agama, menurut para ahli sosiogi ,perkembangan intlektual manusia dalam sejarahnya melalui tiga tahap: pertama, dinamakan tahap teologis atau fiktif , yaitu tahap manusia menafsirkan seluruh gejala di sekelilingnya secara teologis. Tahap ini meyakini bahwa kekuatan-kekuatan yang mengendalikan alam semesta ini adalah ruh-ruh atau Puji dan syukur kehadirat Allah SWT atas limpahan Rahmat dan karuniya dari Nya penulis dapat menyelesaikan makalah tentang "Manusia dan Kebutuhan Doktrin agama" ini. Sholawat dan salam semoga senantiasa tercurahkan kepada junjungan besar kita, Nabi Muhammad SAW yang telah menunjukkan kepada kita jalan yang lurus berupa ajaran agama islam 2. Mensyiarkan agama Islam. Kesatuan dari kedua wawasan ini (wawasan kebangsaan dan wawasan ke-Islaman) disebut dengan wawasan integralistik, yakni cara pandang yang utuh melihat bangsa Indonesia terhadap tugas dan tanggung jawab yang harus dilakukan sebagai warga Negara dan umat Islam Indonesia. 2.2 Ruang lingkup Mission HMI. Bagaimana Latar Belakang Kebutuhan Manusia terhadap Agama? 3. Apa Fungsi Agama dalam Kehidupan 4. Doktrin-doktrin apa sajakah yang Menjadi Kepercayaan Agama? C. Tujuan Pembahasan 1. Mengetahui Arti dari Agama. 2. Mengetahui Latar Belakang Kebutuhan Manusia Terhadap Agama. 3. Mengetahui Fungsi-fungsi Agama dalam Kehidupan 4. Makalah MSI Kelompok 5 1 2013, Hlm. 317 2 Isnawati, MANUSIA: ANTARA KEBUTUHAN DOKTRIN AGAMA DAN INKLUSIVITAS BERAGAMA, Jurnal Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Gajah Putih Takengon Aceh, Vol. 1, NO. 1, 2016, Hlm. 450 3 Harun Nasution, Islam Ditinjau dari Berbagai Aspeknya, Jilid I (Cet.V; Jakarta: Universitas Indonesia Press, 1985), h. 9-13 Penulisan makalah berjudul " Manusia dan Kebutuhan Agama " bertujuan untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah Metodologi Studi Islam. Penulis mengucapkan terima kasih kepada Dosen pengampu mata kuliah Metodologi Studi Islam, Ma'ruf Hidayat, M.H. Yang telah membantu kelancaran dalam pembuatan makalah ini. Kelebihan dan kekurangan metode al-barqy. 1. Praktis untuk segala umur. 2. Menggunakan metode yang aktual yaitu SAS (Struktur Analitik Si ntetik) yang memudahkan murid belajar Al-Qur'an. 3. Memperhatikan pendekatan, sistematika dan teknik dalam pemb elajaran. YOKw.